PELAKU JAMBRET BERTAMBAH
Ternyata…… keberhasilan pengungkapan kasus penjambretan tidak berhenti pada penangkapan tersangka SEVEN ANDI PAMUNGKAS Bin MINARJO dan BIGGRIT PURBA HAKI Bin AHMAD BAEHAKI, masih teringat peristiwa penjambretan yang menimpa Sdri. SR warga Ds. Klampok Kec. Pwj Klampok Kab. Banjarnegara pada hari Rabu tanggal 11 Februari 2009 sekitar pukul 21.15 Wib di jalan raya sebelah selatan Jembatan Sungai Serayu turut Ds. Klampok Kec. Purwareja klampok Kab. Banjarnegara yang pelakunya adalah SEVEN ANDI PAMUNGKAS Bin MINARJO dan BIGGRIT PURBA HAKI Bin AHMAD BAEHAKI.
Setelah dilakukan pengembangan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Banjarnegara terhadap para pelaku SEVEN ANDI PAMUNGKAS Bin MINARJO dan BIGGRIT PURBA HAKI Bin AHMAD BAEHAKI muncullah pelaku baru dengan nama NURINTO al ELIN Bin MIRYANTO (21 Th) warga Ds. Mangunegara Rt 06 Rw 01 Kec. Mrebet Kab. Purbalingga yang pernah juga melakukan penjambretan bersama dengan tersangka BIGGRIT PURBA HAKI Bin AHMAD BAEHAKI (19 Th) warga Ds. Mangunegara Rt 07 Rw 01 Kec. Mrebet Kab. Purbalingga, kedua pelaku tersebut mengakui pernah melakukan penjambretan pada hari Rabu tanggal 24 Desember 2008 sekitar jam 11.00 Wib di jalan raya turut Dkh Mertinggi Ds Glempang Kec. Mandiraja Kab. Banjarnegara, dan memang terjadi aksi penjambretan yang di alami oleh Sdri. Y warga Kec. Kewarasan Kab. Kebumen, ketika itu saat korban sedang dalam perjalanan dari Kebumen ke Banjarnegara melintasi Dkh. Mertinggi Ds. Gemplang Kab. Banjarnegara, korban berhenti sejenak guna menerima telepon via handphone. Saat kedua pelaku melihat seorang perempuan sendiri dengan memegang handphone, muncullah niat jahat untuk merampas handphone dan tas Sdri. Y, pelaku dengan kasar menarik tas korban dan mengancam korban untuk menyerahkan tasnya, Sdri. Y mempertahankan dengan berteriak meminta tolong, tetapi pelaku tersebut berhasil merebut dan melarikan diri ke arah Kebumen.
Mungkin pengalaman Sdri. Y ini bisa kita jadikan sebagai pelajaran berharga, bahwa janganlah kita menerima telepon pada tempat yang sepi, alangkah baiknya kita mencari tempat yang agak ramai dan dianggap aman, khususnya bagi para wanita yang berjalan/ berkendaraan sendirian agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas tempat yang sepi, karena kejahatan bisa muncul apabila ada kesempatan untuk melakukannya.






